Jumat, 27 September 2013

Utilitis Terbaik Advanced SystemCare Ultimate 6.1 with Antivirus

Advanced SystemCare Ultimate 6.1 dengan Anti virus 2013, merupakan produk dari IObit dengan konsep All in One, dan merupakan softwere utility andalan saya. Advanced SystemCare Ultimate 6.1 selain ringan juga sangat fleksibel, kenapa? karna Advanced SystemCare membantu memberikan perlindungan komputer tanpa memperlambat system komputer anda. Dengan tampilannya yg simple mempermudah pengguna untuk mengakses segala fitur yg disediakan. Dengan Advanced SystemCare Ultimate 6.1 kita juga dapat menggunakan tools seperti uninstaler, smart RAM, Starup Manager, Auto Shutdown, Game booster, Internet booster, Regestry defrag dan masih banyak lagi yg jelas tools tersebut lebih baik dari softwere softwere di luar sana. nillai tambah lagi Advanced SystemCare Ultimate 6.1 ini disertai Anti virus yg mampu menjaga PC anda dari virus, trojan, worm, spyware and more. Dengan demikian cukup dengan softwere ini untuk menjaga PC sobat dalam keadaan baik dan stabil. Saya rekomondasikan softwere ini, karna sangat bermanfaat untuk melindungi PC. Saya sendiri hanya menggunakan Advanced SystemCare Ultimate 6.1 untuk segalla perfoma dan proteksi PC saya.. sangat ringan dan nyaman :)
Silakan download Advanced SystemCare Ultimate 6.1 dengan Anti virus 2013 + Crack&Keygan di SINI

  • Cara penginstalan :
    • buka dan instal  file asc-ultimate-setup.exe hingga selesai
    • setelah selesai terinstal klik icon (setting)

    • setelah masuk ke menu setting, lalu pilih Autoupdate dan beri centrang di kotak enable network proxy lalu isi host dan ort secara sembarang kemudian OK
    • kemudian klik manage licency dan masukan kode licensi yg ada folder KG & CRACK
    • Selesai
semoga bermanfaat :)

Rabu, 11 September 2013

Hakikat Belajar dan Pembelajaran

 Hakikat Belajar dan Pembelajaran

A.    Pengertian Belajar
Menurut kamus bahasa Indonesia, Belajar adalah berusaha memperoleh kepandaian atau ilmu, berlatih, berubah tingkah laku atau tanggapan yang disebabkan oleh pengalaman.
Pengertian belajar yang diberikan oleh para ahli sangat beragam. Hal ini ditentukan oleh disiplin ilmu mereka masing-masing dan filsafat yang menjadi dasar pemikiran mereka. Berikut defenisi belajar yang diberikan oleh para ahli.

1.      Pengertian Belajar Menurut Para Ahli dalam Negeri
-Thursan Hakim menyatakan bahwa  belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut ditampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dan lain-lain kemampuan.

-Ngalim Purwanto, (1992 : 84) mengemukakan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman

-Moh. Surya (1997) : “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam berinteraksi dengan lingkungannya”.

-M. Sobry Sutikno mengemukakan, belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk memperoleh suatu perubahan yang baru sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya.



2.               Pengertian Belajar menurut Para Ahli Luar Negeri
-Menurut Skinner yang di kutip oleh Dimyati dan Mudjiono dalam bukunya yang berjudul Belajar dan pembelajaran, bahwa belajar merupakan hubungan antara stimulus dan respons yang tercipta melalui proses tingkah laku.
- Gagne seperti yang di kutip oleh Slameto dalam bukunya Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya, memberikan dua definisi belajar, yaitu:
1. Belajar ialah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan, dan tingkah laku.
2. Belajar adalah penguasaan pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh dari instruksi.
-Menurut Hilgard dan Bower dalam bukunya Theories of Learning yang dikutip oleh Ngalim Purwanto, belajar berhubungan dengan perubahan tingkah laku seseorang terhadap sesuatu situasi tertentu yang disebabkan oleh pengalamannya yang berulang-ulang dalam suatu situasi.
-Robert. M. Gagne dalam bukunya : The Conditioning of learning mengemukakan bahwa : Learning is a change in human disposition or capacity, wich persists over a period time, and wich is not simply ascribable to process of growth ; Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara terus menerus, bukan hanya disebabkan oleh proses pertumbuhan saja. Gagne berkeyakinan, bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalam diri dan keduanya saling berinteraksi. Dalam teori psikologi konsep belajar Gagne ini dinamakan perpaduan antara aliran behaviorisme dan aliran instrumentalisme.
Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disintesiskan bahwa belajar adalah perubahan serta peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seseorang diberbagai bidang yang terjadi akibat melakukan interaksi terus menerus dengan lingkungannya.

B. Ciri-ciri Belajar
Setiap perilaku belajar selalu ditandai oleh ciri-ciri perubahan yang spesifik. Karakteristik perilaku belajar ini dalam beberapa pustaka rujukan, antara lain Psikologi Pendidikan oleh Surya (1982), disebut juga sebagai prinsip-prinsip belajar. Di antara ciri-ciri perubahan khas yang menjadi Karakteristik perilaku belajar yang terpenting adalah:
1.Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional).
Perubahan perilaku yang terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan. Begitu juga dengan hasil-hasilnya, individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan, misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat, dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar

2.Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu).
Bertambahnya pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya. Begitu juga, pengetahuan, sikap dan keterampilan yang telah diperoleh itu, akan menjadi dasar bagi pengembangan pengetahuan, sikap dan keterampilan berikutnya ”.

3.Perubahan yang fungsional
Setiap perubahan perilaku yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan, baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang

4. Perubahan yang bersifat positif dan aktif
Perubahan perilaku yang terjadi bersifat normatif dan menujukkan ke arah kemajuan. Hal ini juga bermakna bahwa perubahan tersebut senantiasa merupakan penambahan dan individu yang bersangkutan aktif berupaya melakukan perubahan, yakni diperolehnya sesuatu yang baru (seperti pemahaman dan keterampilan baru) yang lebih bak dari pada apa yang telah ada sebelumnya. Adapun perubahan aktif artinya tidak terjadi dengan sendirinnya seperti proses kematangan (misalnya, bayi yang bisa merangkak setelah bisa duduk), tetapi karena usaha siswa itu sendiri.

5. Perubahan yang bersifat pemanen.
Perubahan perilaku yang diperoleh dari proses belajar cenderung menetap dan menjadi bagian yang melekat dalam dirinya. Misalnya, mahasiswa belajar mengoperasikan komputer, maka penguasaan keterampilan mengoperasikan komputer tersebut akan menetap dan melekat dalam diri mahasiswa tersebut.

6. Perubahan yang bertujuan dan terarah.
Individu melakukan kegiatan belajar pasti ada tujuan yang ingin dicapai, baik tujuan jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Misalnya, seorang mahasiswa belajar psikologi pendidikan, tujuan yang ingin dicapai dalam panjang pendek mungkin dia ingin memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang psikologi pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk kelulusan dengan memperoleh nilai A. Sedangkan tujuan jangka panjangnya dia ingin menjadi guru yang efektif dengan memiliki kompetensi yang memadai tentang Psikologi Pendidikan. Berbagai aktivitas dilakukan dan diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

C. Jenis - jenis belajar menurut para ahli

a. Menurut Robert M. Gagne
Manusia memilki beragam potensi, karakter, dan kebutuhan dalam belajar. Karena itu banyak tipe-tipe belajar yang dilakukan manusia. Gagne mencatat ada delapan tipe belajar:
1. Belajar isyarat (signal learning). Menurut Gagne, ternyata tidak semua reaksi sepontan manusia terhadap stimulus sebenarnya tidak menimbulkan respon.dalam konteks inilah signal learning terjadi. Contohnya yaitu seorang guru yang memberikan isyarat kepada muridnya yang gaduh dengan bahasa tubuh tangan diangkat kemudian diturunkan.
2. Belajar stimulus respon. Belajar tipe ini memberikan respon yang tepat terhadap stimulus yang diberikan. Reaksi yang tepat diberikan penguatan (reinforcement) sehingga terbentuk perilaku tertentu (shaping). Contohnya yaitu seorang guru memberikan suatu bentuk pertanyaan atau gambaran tentang sesuatu yang kemudian ditanggapi oleh muridnya. Guru member pertanyaan kemudian murid menjawab

3. Belajar merantaikan (chaining). Tipe ini merupakan belajar dengan membuat gerakan-gerakan motorik sehingga akhirnya membentuk rangkaian gerak dalam urutan tertentu. Contohnya yaitu pengajaran tari atau senam yang dari awal membutuhkan proses-proses dan tahapan untuk mencapai tujuannya.
4. Belajar asosiasi verbal (verbal Association). Tipe ini merupakan belajar menghubungkan suatu kata dengan suatu obyek yang berupa benda, orang atau kejadian dan merangkaikan sejumlah kata dalam urutan yang tepat. Contohnya yaitu Membuat langkah kerja dari suatu praktek dengan bntuan alat atau objek tertentu. Membuat prosedur dari praktek kayu.
5. Belajar membedakan (discrimination). Tipe belajar ini memberikan reaksi yang berbeda–beda pada stimulus yang mempunyai kesamaan. Contohnya yaitu seorang guru memberikan sebuah bentuk pertanyaan dalam berupa kata-kata atau benda yang mempunyai jawaban yang mempunyai banyak versi tetapi masih dalam satu bagian dalam jawaban yang benar. Guru memberikan sebuah bentuk (kubus) siswa menerka ada yang bilang berbentuk kotak, seperti kotak kardus, kubus, dsb.
6. Belajar konsep (concept learning). Belajar mengklsifikasikan stimulus, atau menempatkan obyek-obyek dalam kelompok tertentu yang membentuk suatu konsep. (konsep : satuan arti yang mewakili kesamaan ciri). Contohnya yaitu memahami sebuah prosedur dalam suatu praktek atau juga teori. Memahami prosedur praktek uji bahan sebelum praktek, atau konsep dalam kuliah mekanika teknik.
7. Belajar dalil (rule learning). Tipe ini meruoakan tipe belajar untuk menghasilkan aturan atau kaidah yang terdiri dari penggabungan beberapa konsep. Hubungan antara konsep biasanya dituangkan dalam bentuk kalimat. Contohnya yaitu seorang guru memberikan hukuman kepada siswa yang tidak mengerjakan tugas yang merupakan kewajiban siswa, dalam hal itu hukuman diberikan supaya siswa tidak mengulangi kesalahannya.
8. Belajar memecahkan masalah (problem solving). Tipe ini merupakan tipe belajar yang menggabungkan beberapa kaidah untuk memecahkan masalah, sehingga terbentuk kaedah yang lebih tinggi (higher order rule). Contohnya yaitu seorang guru memberikan kasus atau permasalahan kepada siswa-siswanya untuk memancing otak mereka mencari jawaban atau penyelesaian dari masalah tersebut
b. Penggabungan Dari Tiga Ahli (A. De Block, Robert M. Gagne, C. Van Parreren)
1. Belajar arti kata-kata. Belajar arti kata-kata maksudnya adalah orang mulai menangkap arti yang terkandung dalam kata-kata yang digunakan.
2. Belajar Kognitif. Tak dapat disangkal bahwa belajar kognitif bersentuhan dengan masalah mental. Objek-objek yang diamati dihadirkan dalam diri seseorang melalui tanggapan, gagasan, atau lambang yang merupakan sesuatu bersifat mental.
3. Belajar Menghafal. Menghafal adalah suatu aktivitas menanamkan suatu materi verbal dalam ingatan, sehingga nantinya dapat diproduksikan {diingat} kembali secara harfiah, sesuai dengan materi yang asli, dan menyimpan kesan-kesan yang nantinya suatu waktu bila diperlukan dapat diingat kembali kealam dasar.
4. Belajar Teoritis. Bentuk belajar ini bertujuan untuk menempatkan semua data dan fakta {pengetahuan} dalam suatu kerangka organisasi mental, sehingga dapat difahami dan digunakan untuk memecahkan problem, seperti terjadi dalam bidang-bidang studi ilmiah.
5. Belajar Konsep. Konsep atau pengertian adalah satuan arti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai ciri-ciri yang sama, orang yang memiliki konsep mampu mengadakan abstraksi terhadap objek-objek yang dihadapinya, sehingga objek ditempatkan dalam golongan tertentu.
6. Belajar Kaidah. Belajar kaidah {rule} termasuk dari jenis belajar kemahiran intelektual {intellectual skill}, yang dikemukakan oleh Gagne. Belajar kaidah adalah bila dua konsep atau lebih dihubungkan satu sama lain, terbentuk suatu ketentuan yang mereprensikan suatu keteraturan.
7. Belajar Berpikir. Dalam belajar ini, orang dihadapkan pada suatu masalah yang harus dipecahkan, tetapi tanpa melalui pengamatan dan reorganisasi dalam pengamatan.masalah harus dipecahkan melalui operasi mental, khususnya menggunakan konsep dan kaidah serta metode-metode bekerja tertentu.


c. Menurut UNESCO
UNESCO telah mengeluarkan kategori jenis belajar yang dikenal sebagai empat pilar dalam kegiatan belajar ( A. Suhaenah Suparno, 2000 ) :
1. Learning to know. Pada Learning to know ini terkandung makna bagaimana belajar, dalam hal ini ada tiga aspek : apa yang dipelajari, bagaimana caranya dan siapa yang belajar.
2. Learning to do. Hal ini dikaitkan dengan dunia kerja, membantu seseorang mampu mempersiapkan diri untuk bekerja atau mencari nafkah. Jadi dalam hal ini menekankan perkembangan ketrampilan untuk yang berhubungan dengan dunia kerja.
3. Learning to live together. Belajar ini ditekankan seseorang/pihak yang belajar mampu hidup bersama, dengan memahami orang lain, sejarahnya, budayanya, dan mampu berinteraksi dengan orang lain secara harmonis.
4. Learning to be. Belajar ini ditekankan pada pengembangan potensi insani secara maksimal. Setiap individu didorong untuk berkembang dan mengaktualisasikan diri. Dengan learning to be seseorang akan mengenal jati diri, memahami kemampuan dan kelemahanya dengan kompetensi-kompetensinya akan membangun pribadi secara utuh.


D. PENGERTIAN PEMBELAJARAN
Istilah pembelajaran berhubungan erat dengan pengertian belajar dan mengajar. Belajar, mengajar dan pembelajaran terjadi bersama-sama. Belajar dapat terjadi tanpa guru atau tanpa kegiatan mengajar dan pembelajaran formal lain. Sedangkan mengajar meliputi segala hal yang guru lakukan di dalam kelas.
A. Pengertian pembelajaran menurut kamus bahasa Indonesia :
Pembelajaran adalah proses, cara menjadikan orang atau makhluk hidup belajar.
B. Pengertian pembelajaran menurut beberapa ahli :
1. Duffy dan Roehler (1989). Pembelajaran adalah suatu usaha yang sengaja melibatkan dan menggunakan pengetahuan profesional yang dimiliki guru untuk mencapai tujuan kurikulum.

2. Gagne dan Briggs (1979:3). Mengartikan instruction atau pembelajaran ini adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar siswa yang bersifat internal.

3. Undang-Undang No. 23 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.

E. CIRI - CIRI PEMBELAJARAN
Ciri-ciri pembelajaran sebagai berikut :
1. merupakan upaya sadar dan disengaja
2. pembelajaran harus membuat siswa belajar
3. tujuan harus ditetapkan terlebih dahulu sebelum proses dilaksanakan
4. pelaksanaannya terkendali, baik isinya, waktu, proses maupun hasilnya

F. TUJUAN BELAJAR DAN PEMBELAJARAN
1. TUJUAN BELAJAR
Tujuan belajar adalah sejumlah hasil belajar yang menunjukkan bahwa siswa telah melakukan tugas belajar, yang umumnya meliputi pengetahuan,keterampilan dan sikap-sikap yang baru, yang diharapkan tercapai oleh siswa. tujuan belajar adalah suatu deskripsi mengenai tingkah laku yang diharapkan tercapai oleh siswa setelah berlangsungnya proses belajar.
Benyamin S Bloom, menggolongkan bentuk tingkah laku sebagai tujuan belajar atas tiga ranah, yakni:
1)      Ranah kognitif berkaitan dengan perilaku yang berhubungan dengan berpikir, mengetahui, dan memecahkan masalah. Ranah kognitif menurut Bloom, et.al (Winkel, 1999; Dimyati & Modjiono, 1994) dibedakan atas 6 tingkatan dari yang sederhana hingga yang tinggi, yakni:
a.    Pengetahuan (knowledge), meliputi kemampuan ingatan tentang hal yang telah dipelajari dan tersimpan dalam ingatan.
b. Pemahaman (comprehension), meliputi kemampuan menangkap arti dan    makna dari hal yang dipelajari. Ada tiga subkategori dari pemahaman, yakni:
                                                                     i.            Translasi, yaitu kemampuan mengubah data yang disajikan dalam suatu bentuk ke dalam bentuk lain.
                                                                   ii.            Interpretasi, yaitu kemampuan merumuskan pandangan baru
                                                                  iii.            Ekstrapolasi, yaitu kemampuan meramal perluasan trend atau kemampuan meluaskan trend di luar data yang diberikan
c.     Penerapan (aplication), meliputi kemampuan menerapkan metode dan  kaidah untuk menghadapi masalah yang nyata dan baru.
d.  Analisis (analysis), meliputi kemampuan merinci suatu kesatuan ke dalam                   bagian-bagian sehingga struktur keseluruhan dapat dipahami dengan baik.
         Analisis dapat pula dibedakan atas tiga jenis, yakni:
-      Analisis elemen, yaitu kemampuan mengidentifikasi dan merinci elemen-elemen dari suatu masalah atau dari suatu bagian besar.
-      Analisis relasi, yaitu kemampuan mengidentifikasi relasi utama antara elemen-elemen dalam suatu struktur.
-      Analisis organisasi, yaitu kemampuan mengenal semua elemen dan relasi dari struktur kompleks.
e.     Sintesis (synthesis), meliputi kemampuan membentuk suatu pola baru dengan memperhatikan unsur-unsur kecil yang ada atau untuk membentuk struktur atau sistem baru. Dilihat dari segi produknya, sintesis dapat dibedakan atas:
-      Memproduksi komunikasi unik, lisan atau tulisan
-      Mengembangkan rencana atau sejumlah aktivitas
-      Menurunkan sekumpulan relasi-relasi abstrak
f.   Evaluasi (evaluation), meliputi kemampuan membentuk pendapat tentang sesuatu atau beberapa hal dan pertanggungjawabannya berdasarkan kriteria tertentu.
2)   Ranah afektif berkaitan dengan sikap, nilai-nilai, minat, aspirasi dan penyesuaian perasaan sosial.
3)     Ranah psikomotor mencakup tujuan yang berkaitan dengan keterampilan (skill) yang bersifat manual dan motorik.


2. TUJUAN PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran pada hakekatnya mempunyai kedudukan yang sangat penting. Tujuan pembelajaran ini merupakan landasan bagi:
a.       Penentuan isi (materi) bahan ajar.
b.      Penentuan dan pengembangan strategi pembelajaran.
c.       Penentuan dan pengembangan alat evaluasi.
Tujuan pembelajaran dapat diklasifikasikan atas tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum adalah pernyataan umum tentang hasil pembelajaran yang diinginkan yang mengacu pada struktur orientasi, sedangkan tujuan khusus adalah pernyataan khusus tentang hasil pembelajaran yang diinginkan yang mengacu pada konstruk tertentu.
            Tujuan umum pembelajaran dapat dibedakan atas:
1.      Tujuan yang bersifat orientatif, dapat diklasifikasikan pula atas 3 tujuan, yakni:
a)      Tujuan orientatif konseptual
Pada tujuan ini tekanan utama pembelajaran adalah agar siswa memahami konsep-konsep penting yang tercakup dalam suatu bidang studi.
b)      Tujuan orientatif prosedural
Pada tujuan ini tekanan utama pembelajaran adalah agar siswa belajar menampilkan prosedur.
c)      Tujuan orientatif teoritik
Pada tujuan ini tekanan utama pembelajaran adalah agar siswa memahami hubungan kausal penting yang tercakup dalam suatu bidang studi.
2.      Tujuan pendukung dapat diklasifikasikan menjadi 2 tujuan, yakni:
a)      Tujuan pendukung prasyarat, yaitu tujuan pendukung yang menunjukkan apa yang harus diketahui oleh siswa agar dapat mempelajari tugas yang didukungnya.
b)      Tujuan pendukung konteks, yaitu tujuan pendukung yang membantu menunjukkan konteks dari suatu tujuan tertentu dengan tujuan yang didukungnya.
Selain tujuan umum dan tujuan khusus di atas, terdapat pula tujuan pembelajaran yang lain yaitu untuk mengembangkan kemampuan, membangun watak dan peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka pencerdasan kehidupan bangsa.

Sabtu, 07 September 2013

DAILY FREE GIFT CRIMINAL CASE! (update setiap hari)

Untuk yang suka main Criminal Case, butuh energy gratis buat ke TKP? atau yang butuh uang buat shoping dan membeli perlengkapan tambahan saat mencari barang bukti? silakan klik FREE GIFT CRIMINAL CASE di bawah untuk mendapatkan hadiah gratis, hadiah yang belum diklaim dari tanggal sebelumnya masih bisa di klaim, hajar sekarang juga! semoga bermanfaat :).

Rabu, 04 September 2013

Download IDM 6.17 build 8 Full Version 100% FREE!

IDM atau Internet Download Manager terbaru, pada IDM 6.17 build 8 Final ini sudah suport mozilla firefox 25 dan juga Sea Monkey 2.20. Bug ke bug telah diperbaiki seperti memperbahurui extensinya pada Chrome. Agar menjadi full version tanpa ada masalah berikut cara penginstalanya.
  1. Download IDM 6.17 build 8 + Patchnya di SINI
  2. Ektraks dan buka idman617b8.exe kemudian install sampai selesai
  3. Setelah penginstalan selesai, jangan jalankan IDM dulu kalau sudah terlanjur, klik kanan icon IDM yg ada di Tray Bar lalu pilih Exit.
  4. Kemudian jalankan patchnya ( pada windows 7 caranya klik kanan kemudian run as administrator )
  5. Setelah terbuka, lalu klik patch
  6. Isikan nama terserah sobat ( ada 2 kali pengisian nama yaitu nama depan dan nama belakang )
  7. Kemudian klik OK
  8. Selesai, sekarang buka IDM pilih menu help pilih About IDM maka IDM tersebut telah teregristrasi

Semoga Bermanfaat :)

Cheat Criminal Case "STOP TIME"

Masih menggunakan Cheat angine, Kali ini admin akan memberikan Tutorial bermain cheat di criminal case. Cheat ini sangat simple hanya melakukan injek speedhack di game tersebut
Berikut tutornya :
  • Pertama buka Cheat angine kalau belum punya download Cheat Engine 6.disana
  • Kemudian buka Game Criminal Case hingga sampai Tampilan Map.
  • Setelah itu bukalah Cheat Engine lalu klik File pilih open proces atau bisa klik langsung icon komputer, kalau sobat menggunakan Browser Mozilla pilih "plugin container.exe" sedangkan Chrome "Chrome.exe". Contoh admin menggunakan Mozilla


  • Kembali ke game criminal case. pilih TKP lalu bermain
  • Ketika game sudah dimulai, buka lagi Cheat angine nya lalu chek di kotak Enable Speedhack dan ganti nilainya menjadi 0.0 dikotak speed


  • Lalu klik APPLY
  • Kembali lagi ke game, maka waktunya akan berhenti dan sobat bisa mencari benda nya dengan santai :v
  • Dan jangan lupa ketika benda atau barang buktinya ditemukan semua UnChek kotak enable speedhack agar gamenya berjalan lagi.
  • Selamat mencoba :)


Cheat Criminal Case work 100%

Cheat Criminal Case ini akan bekerja di semua TKP terkecuali di TKP Bonus. Klik barang atau benda secara sembarangan maka game akan segera selesai.


  • Pertama buka Cheat angine kalau belum punya download Cheat Engine 6.3 disana
  • Kemudian buka Game Criminal Case hingga sampai Tampilan Map.
  • Setelah itu bukalah Cheat Engine lalu klik File pilih open proces atau bisa klik langsung icon komputer, kalau sobat menggunakan Browser Mozilla pilih "plugin container.exe" sedangkan Chrome "Chrome.exe".
  • Selanjutnya masih di Cheat angine tekan tombol Ctrl+Alt+A  
  • copy dan masukkan script dibawah ini :

Aobscan(HiddenObjectScene,46 ?? ?? ?? 12 ?? ?? 00 d0 2a)
Aobscan(TimeAttackScene,46 ?? ?? ?? 12 ?? ?? 00 d0 66 ?? ??)
Aobscan(PuzzleScenes1,46 ?? ?? ?? 12 ?? ?? 00 d1 26 4f)
Aobscan(PuzzleScenes2,46 ?? ?? ?? 12 ?? ?? 00 d0 66 ?? ?? 26 4f)
Aobscan(SpotTheDifferences,00 29 62 07 76 12 ?? 00 00 d0)
HiddenObjectScene+5:
db 00 00
TimeAttackScene+5:
db 00 00
PuzzleScenes1+5:
db 00
PuzzleScenes2+5:
db 00
SpotTheDifferences+6:
db 00 00

  • Lalu klik "Execute"
  • Jika injeknya masuk maka akan ada notif "this code can be injected, are you sure" 
  • lalu pilih ya atau yes
selamat bermain Criminal Case :)

Selasa, 03 September 2013

PERTIDAKSAMAAN

  • Pecahan
Tips atau kiat - kiat membuat garis bilangan
  1. Pindahkan semua suku ke ruas kiri
  2. Pastikan koefisien variabel berpangat tertinggi positif
  3. Tent. nilai pembuat nol
  4. Ruas paling kanan bertanda positif
  5.  Jika nilai pembuat nol berpangkat ganjil, maka ruas disebelah kanan berlainan tanda
  6. Jika nilai pembuat nol berpangkat genap, maka ruas kanan dari ruas kiri bertanda sama